Sab. Agu 24th, 2019

Gigolo Bunuh Customernya di Hotel Karena Dibilang Tidak Memuaskan

2 min read
Gigolo Bunuh Customernya di Hotel

Gigolo Bunuh Customernya di Hotel Karena Dibilang Tidak Memuaskan terjadi di daerah pulau Bali Denpasar. Gigolo tersebut bernama Bagus Putu Wijaya alias Gustu (33) membunuh kliennya Ni Putu Yuniawati.

Alasan Gustu membunuh kliennya tersebut karena tidak terima dibilang kalau pelayanannya kurang memuaskan.

Pertemuan Gustu dengan dengan kliennya tersebut bermula pada saat transaksi jual beli mobil. Yuni menawarkan mobilnya untuk di jual di situs online, kata Kapolres Denpasar Kombes Ruddi Settiawan.

Ruddi mengatakan dalam pertemuan itu, Yuni dan Gutsu saling mengobrol dan pada akhirnya si Gutsu sudah mengaku sebagai sebagai Gigolo dan mereka melakukan Transaksi.

Pada sebelumnya korban menanyakan kepada pelaku apa kegiatan pelaku selain ingin memberli mobil tersebut. Dan pelaku mengatakan kepada korban kalau pekerjaannya yang lain adalah sebagai Gigolo, prostitusi online.

Setelah itu mereka pergi berangkat makan dan banyak ngobrol hingga akhirnya mendapatkan kesepakatan dan menginap di hotel, tempat melakukan kegiatan seks mereka.

Gigolo Bunuh Customernya di Hotel

Keduanya menginap di penginapan di daerah Denpasar, Bali. Dan pada saat mereka melakukan adegan bersetubuh, Yuni mengkomplain bahwa Gustu tidak memuaskan. Dan langsung Gustu tidak terima dan membunuh Yuni.

Dan pada saat tersangka tersinggung, korban di tarik dan dibekap menggunakan handuk sampai lemas. Dan setelah itu korban langsung meninggal. Kemudian Gustu meninggalkan korban di penginapan.

Gustu mengatakan kepada penjaga hotel kalau Yuni akan keluar selama 30 menit lagi menggunakan ojek online. Dan kemudian jenazah Yuni ditemukan staf saat mengecek ke kamar korban.

Setelah itu si Gustu menjadi tersangka dan ditangkap di Sulawesi Utara. Dan sebenarnya juga bahwasanya Yuni adalah istri yang memiliki suami tapi sudah pisah ranjang sejak tahun 2017. Dan Gustu merupakan pria yang beristrikan wanita asal Manado.

Dan atas perbuatannya tersebut, Gustu dijerat hukuman pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, Dan pidana penjara maksimal 15 Tahun.

Gustu dijerat Pasal pencurian karena sebelumnya dia sempat menggadaikan mobil usai membunuh Yuni senilai Rp 10 juta. Uang 10 juta digunakan untuk beli baju dan tiket ke Manado di kabur.

Baca juga : Pemuda di Riau ditangkap karena mengencingi bendera merah putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agustus 2019
S S R K J S M
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031