Sab. Agu 24th, 2019

Pasangan Bule Rusia Diduga Melecehkan Pura Di Bali

3 min read

Lapaknews.fun– Video pasangan bule asal Rusia diduga melecehkan pura di kawasan Monkey Forest, Ubud, Baliviral di media sosial. Dua pasangan bule yang diduga berasal dari Rusia itu pun akhirnya meminta maaf. 

Sebuah video diunggah di akun Instagram story @sabina_dolezalova_ifbb. Video tersebut kemudian ramai di perbincangkan. Dalam video itu terlihat Sabina Dolezalova bercanda-canda bersama pasangannya Zdenek Slouka dan menggunakan tirta suci yang mengucur dari pelinggih untuk membersihkan bagian pantat. 

Setelah ramai disosial media, lewat Instagram story-nya pihak turis itu pun juga menyampaikan permohonan maaf. Kedua pasangan itu mengaku tidak tahu tentang keberadaan tirta suci itu.

“Kami sangat meminta maaf atas video kemarin. Kami tidak menghormati pura suci dan tirta di Ubud, kami minta maaf kepada kalian,” kata Zdenek Slouka.

“Karena kami tidak tahu jika tentang air suci atau di pura suci, kami tidak berniat buruk. Kami sangat menyesal dan berharap kalian akan memaafkan kami. Kami sekarang mencari tahu apa yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki itu. Semoga harimu menyenangkan dan kami sungguh-sungguh minta maaf,” sambung Sabina Dolezalova.

Baca juga : Seorang polisi menembak nasabah bank hingga tewas

Permintaan maaf ini diunggah keduanya di akun Instagram story mereka masing-masing. Dihubungi terpisah, senator DPD dapil Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa menyesalkan peristiwa tersebut. Arya sejak awal melayangkan protes keras begitu mengetahui adanya tindakan yang melecehkan pura.

“Ya saya sangat prihatin karena ini agak konsisten pelecehan-pelecehan. Ini pengawasan imigrasinya kurang ketat atau ketidaktahuan si bule. Tapi saya rasa kalau mereka mau travel kemana pun seperti di Thailand kan ketat sekali aturan nggak boleh ada yang melecehkan, saya rasa kok bule-bule itu cuma mau viral,” kata Arya Wedakarna saat dihubungi via telepon, Minggu (11/8/2019).

Arya menyebut air yang mengucur dari pelinggih itu merupakan air suci yang digunakan untuk kepentingan upacara. Dengan menggunakannya untuk ‘cebok’ para turis itu dinilai melecehkan umat Hindu.

Baca juga : Seorang warga jadi korban peluru nyasar

“Kalau visualisasi itu airnya mengucur dari pelinggih, itu sudah pelecehan, karena air-air itu digunakan untuk hal-hal yang bersikap suci. Jadi dipakai untuk upacara, ambil tirta istilahnya, bahkan orang Bali saja untuk beberapa tempat seperti itu tidak boleh digunakan untuk mandi, karena ada pura yang khusus diambil air sucinya ada yang digunakan untuk bersih, untuk badan,” jelasnya.

Arya juga menyoroti peristiwa itu terjadi karena keberadaan guide-guide ilegal. Dia pun berharap ada evaluasi terkait penertiban orang asing yang liburan tapi menyambi menjadi guide ilegal di Bali.

“Kurang ketatnya pengawasan guide-guide liar, karena banyak di Bali bule yang datang pakai visa turis nyambi jadi guide. Hal pelecehan pura tirta ini tidak akan terjadi kalau didampingi guide lokal, yang posting itu salah satu grup Rusia atau daerah sana, jadi saya rasa itu yang perlu dievaluasi visa on arrival dan penertiban orang asing yang tidak menggunakan pemandu,” tuturnya.

Baca Juga : 6 orang terluka akibat kecelakan di tol Cipali

Dia pun berencana akan memanggil para turis itu. Selain itu, Arya juga bakal minta para turis itu untuk melakukan upacara permintaan maaf.

“Rencana saya mau panggil itu bule, itu bule kayaknya kerja di Bali, yang pasti dari tim DPD Bali sudah komunikasi ya, dan juga yang pasti posting-an itu sudah dihapus yang bersangkutan. Kita mengharapkan selain minta maaf yang dilakukan lewat video itu, dia juga kita sarankan upacara di pura yang diperkirakan di Monkey Forest, nanti kami tinggal panggil dan kita koordinasikan agar segera membuat upacara permintaan maaf, guru piduka namanya, biar dia menenangkan umat yang kecewa,” ucap Arya.

“Kalau ada umat Hindu yang keberatan kita dukung saja kalau ada pelaporan ke imigrasi atau hukum karena ini kan sudah jadi ranah publik,” cetusnya.

 

PANJAT TURNOVER LAPAK POKER 17 AGUSTUS 2019

Mari bergabung di panjat turnover
Lapak Poker
Periode 1-16 Agustus 2019
Dapatkan hadiahnya di 17 Agustus 2019
Mari segera bergabung dan jangan lewatkan hadiahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agustus 2019
S S R K J S M
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031