Tewas Ditabrak Mobil Sopir Mabuk, Ibu Muda Ini Memaafkan Pelaku
Tewas Ditabrak Mobil Sopir Mabuk, Ibu Muda Ini Memaafkan Pelaku
Tewas Ditabrak Mobil Sopir Mabuk, Ibu Muda Ini Memaafkan Pelaku

Tewas Ditabrak Mobil, Ketiga anaknya tewas ditabrak mobil ketika mereka berjalan membeli es krim. Peristiwa nahas tersebut terjadi karena sopir mabuk alkohol.

Meski begitu, ibu ketiga anak tersebut, Leia Geagea Abdallah menyatakan bahwa dia memaafkan pelaku. Total empat anak Tewas dalam insiden itu. Tiga di antaranya adalah kakak beradik.

Yakni Antony (13), Angelina (12), dan Sienna (9).

Kemudian, satu korban lain adalah Veronique Sakr (11) yang tak lain adalah sepupu mereka.

Selain itu, terdapat tiga bocah lain terluka.

Mereka ditabrak mobil ketika berjalan di Bettington Road di Otlands, Sydney, sebelum pukul 20.00 untuk membeli es krim.

Leia mengunjungi lokasi kecelakaan, di mana karangan bunga dan boneka teddy diletakkan untuk mengenang korban.

Kepada awak media yang menunggu, sang ibu menuturkan bahwa dia tidak membenci sopir, yang diketahui kadar alkoholnya tiga kali lipat lebih banyak.

“Pria itu, saya tahu dia mabuk saat menyetir. Saat ini, saya tak membencinya. Saya tidak ingin bertemu dengannya, tapi saya tak membencinya,” katanya.

“Saya pikir di lubuk hati saya, saya memaafkan dia.”

“Namun saya ingin pengadilan berlaku adil. Saya tidak ingin membencinya, karena itu bukan kami,” ucapnya.

Leia melanjutkan, putranya yang menjadi korban terluka dalam insiden tersebut, dilaporkan berumur 10 tahun, bangun dari koma.

Dia menuturkan membuka mata pada Minggu pagi, dan menunggu Antony, Angelina, dan Sienna.

“Saya rindu mereka. Saya menunggu mereka,” isaknya.

Suami Leia, Danny Abdallah, mengatakan dia membiarkan ketujuh anak itu pergi membeli es krim karena berombongan dan menuturkan insiden ini adalah “momen satu banding sejuta”.

“Saya menyuruh mereka untuk berjalan dan tetap bersama. Saya memberi mereka kebebasan, dan (kecelakaan) ini adalah momen satu banding sejuta,” ratapnya.

Seorang sopir mabuk tabrak 7 anak kecil, yang sedang berjalan di kawasan pedestrian atau di trotoar.

Dari jumlah korban tersebut, 4 korban dilaporkan Tewas setelah ditabrak mobil pelaku.

Tiga orang korban merupakan kakak beradik.

Sementara, satu anak lainnya merupakan sepupu mereka.

Keempatnya diketahui hendak membeli es krim. peristiwa tersebut terjadi di Sidney, Australia.

Ayah ketiga korban, Danny Abdallah mengaku hatinya sedih dan remuk saat mengetahui tiga anaknya Tewas ditabrak mobil ketika hendak membeli es krim.

Selain tiga anak itu, sepupu mereka juga Tewas.

Ulah sopir mabuk tersebut juga menyebabkan 3 orang terluka.

Hal itu terjadi setelah mobil menghantam para korban yang berada di kawasan pedestrian.

Abdallah mengungkapkan, dia langsung “mati rasa” ketika mengetahui ketiga buah hatinya Tewas.

Ketiga anaknya bernama Antony (13), Angelina (12), dan Sienna (9).

Sementara, Veronique Sakr (11) yang merupakan putri sepupu Abdallah, juga Tewas ditabrak oleh mobil.

Mereka ditabrak mobil ketika berjalan di Bettington Road di Otlands.

Mereka hendak membeli es krim.

Laporan lokal menyatakan, adik Antony dan Angelina yang berusia 10 tahun dikabarkan berada dalam kondisi serius, namun stabil.

Sementara, dua gadis muda berumur masing-masing 10 tahun dan 13 tahun menderita cedera minor.

Abdallah mengaku, dia sangat sedih dengan kabar itu.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan.”

“Saya mati rasa.”

“Yang bisa saya ucapkan adalah: tolonglah sopir, lebih berhati-hati,” ujarnya.

Ayah dari enam anak itu menuturkan, keenam bocah itu hanya sedang berjalan menikmati hari.

“Saya terbangun esok paginya dan mendapati tiga anak saya Tewas,” isaknya.

Dia menuturkan Antony yang merupakan anak sulung adalah penggemar permainan basket.

Sebelum kejadian, dia mengaku ingin bermain sebagai penghormatan bagi mendiang Kobe Bryant.

Kemudian, Angelina selalu membantunya ketika dibutuhkan.

“Sienna adalah aktris kecil saya.”

“Mereka sudah pergi ke tempat yang lebih baik,” katanya.

Sementara dalam pernyataannya, keluarga Veronique menyebutnya sebagai anak yang penuh cinta, dan bersikap dewasa di samping umurnya yang baru 11 tahun.

“Veronique memberikan kebahagiaan kepada kami.”

“Selamanya, dia akan berada dalam hati kami dan terus dikenang,” tutur pihak keluarga.

Polisi Sydney menyatakan, pelaku bernama Samuel Davidson.

 

  • Bonus New Member 10%
  • Bonus Next Deposit 5%
  • Bonus Spin Setiap Hari
  • Bonus Mingguan 16,7%

Recent search terms :

Leave a Reply

Your email address will not be published.