Tewas Seusai Bercinta di Apartemen, Saya Mau Main Lagi di Tolak
Tewas Seusai Bercinta di Apartemen, Saya Mau Main Lagi di Tolak

Tewas Seusai Bercinta, Seorang wanita tewas seusai bercinta di kamar Apartemen. Korban tewas dalam kondisi mengenaskan seusai bercinta dengan teman kencannya.

Korban diketahui bernama Ika (36) menyewa sebuah kamar Apartemen untuk tamunya. Seorang pria berinisial Junaidi (20) diringkus aparat kepolisian.

Junaidi ditangkap seusai ditemukan mayat seorang wanita di lantai 8 Apartemen di daerah Surabaya, Jawa Timur.

Belakangan, korban diketahui merupakan wanita penyedia jasa bercinta satu malam.

Junaidi pria asal Madura itu ditangkap setelah berhubungan badan dengan Ika disebuah kamar Apartemen.

Seusai ditangkap polisia, Junaidi menceritakan awal mula kejadian hingga korban meninggal dunia.

Junaidi mengaku jika sering menggunakan aplikasi mi chat untuk sekedar melakukan transaksi seks.

“Sudah sering, tapi kalau sama korban baru kali ini,” kata Junaidi

Pada Rabu (22/4/2020) sekitar pukul 12.00 WIB, Junaidi menghubungi korban melalui aplikasi media sosial untuk menanyakan jasa layanan seks.

Korban membalas chat Junaidi dan mematok tarif Rp 800 ribu untuk dua kali berhubungan seksual dan 500 ribu untuk sekali berhubungan seksual.

“Saya tanya,bisa ditawar atau enggak katanya bisa. Terus janjian ketemu jam 22.00 WIB di lobby Apartemen,” kata Junaidi dikutip dari Kompas.com.

Di dalam pertemuan itu, tersangka menawar harga Rp 500 ribu untuk dua kali berhubungan seksual, hingga korban pun mengiyakan.

Setelah sepakat, keduanya pun bercinta layaknya suami istri di unit Apartemen yang disewa korban bulanan.

Tewas Seusai Bercinta di Apartemen, Saya Mau Main Lagi di Tolak
“Setelah satu kali main, saya mau main lagi katanya dia tidak mau terus saya dihina katanya gak mampu bayar dia. Saya tersinggung sampai akhirnya kejadian itu,” tambah Junaidi.

Selain motif kesal dan sakit hati karena janjinya diingkari, Junaidi juga nekat membawa dua ponsel korban yang digeletakkan di meja dalam unit Apartemen korban.

Meski mengaku menyesal, Junaidi kini harus meringkuk di tahanan Mapolrestabes Surabaya.

Junaidi dijerat pasal berlapis yakni pasal 338 KUHP dan 351 KUHP dan 365 KUHP.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, pihaknya menemukan luka sayat benda tajam di leher korban.

“Ada luka sayat di leher korban,” kata Sudamiran.

Wanita berinisial IP (36) itu diketahui berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

Hasil pemeriksaan saksi, korban diketahui menyewa unit Apartemen yang letaknya sekitar enam meter dari lobby service lift lantai 8 Apartemen Puncak Permai Tower A.

Korban menempati unit Apartemen itu sejak tanggal 3 April 2020 hingga satu bulan ke depan yang habis pada 3 Mei 2020.

“Korban ini bukan pemilik unit, melainkan hanya menyewa unit Apartemen tersebut, selama satu bulan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan, sebelum ditemukan tewas dengan luka sayatan di depan lift lantai delapan di sebuah Apartemen Surabaya, Jawa Timur, IP sempat berkelahi dengan tersangka Junaidi.

Tewas Seusai Bercinta di Apartemen, Saya Mau Main Lagi di Tolak

Perkelahian itu, kata Sandi, dipicu karena Junaidi merasa tersinggung dengan perkataan korban yang melecehkannya.

Selain itu, pelaku juga mengaku dibohongi oleh korban.

“Kata pelaku, korban mengingkari janjinya dan menolak layanan kencan untuk kedua kalinya,” kata Sandi saat konferensi pers daring.

Saat perkelahian, AJ mengambil pisau dapur dan menusuk leher korban. IP pun tersungkur di depan lift Apartemen di lantai delapan, tak jauh dari unit tempat tinggal korban.

Setelah melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak lama setelah mayat IP ditemukan.

“Alhamdulillah tidak sampai 1×24 jam, tim Resmob Polrestabes Surabaya langsung menangkap pelakunya,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pisau, ponsel, jaket, dan rekaman CCTV Apartemen.

  • Bonus New Member 10%
  • Bonus Next Deposit 5%
  • Bonus Spin Setiap Hari Tanpa Zonk
  • Bonus Mingguan 16,7%

Recent search terms :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

X CLOSE